Senin, 11 Februari 2013

OTW Pantai Menganti

­Kisah in bermula saat Dia dan teman temannya selesai sosialisasi di salah saatu SMA, lalu salah satu temannya ngobrol,” Ayohlah sekalikali kita main, stress kiye mass”. Akhirnya dipilihlah pantai Menganti di Ayah sebagai tujuan mereka selanjutnya. Apalagi masih ada teman temannya yang belum pernah ke Menganti, padahal dari orok sampai segedhe itu Cuma tinggal di Kebumen #OhMyGod
bersamaaa
pegang erat :)

Tepat hari Kamis mereka sudah siap siap, titik kumpul dipecah menjadi 2, satu di alun alun Kebumen dan lainnya di alun alun Karanganyar. Jam 07.20 dia buru buru pergi ke alun alun, dia ditugasi menjadi PJ kumpul untuk wilayah Kebumen dan sekitarnya. Tapi apa yang didapati di alun alun sanaaaa??? Hannya orang orang yang sedang sibuk berolahraga, dan dia menunggu sendirian, di bwaha ranting ranting dedaunan, seperti butiran debu saja L Padahal di facebook dia sudah koar koar bahwa jam 7.30 harus sudah siap di alun alun. Tapi apa daya, terpaksa dia menunggu. Satu persatu teman temannya datang juga dan sekitar pukul 9 mereka menuju alun alun karanganyar.

Dia melesat sepanjang jalan, rute yang dilalui adalah Karanganyar-Ijo, ini adalah rute terjauh dari arah Kota. Tiba tiba di tengah jalan dia melihat yang ijo ijo! Ijo, mantap, hot, rupanya ada indomie goreng cabai ijo pak polisi yang sedang razia, tepatnya di daerah Kretek (pertigaan Ijo ke barat). Dia sangat deg-degan karena tidak membawa SIM tapi tetap nekat saja. Dia melaju di tengah tengah teman temannya,  polisi meniupkan peluit dan melambai lambaikan tangannya supaya pada minggir. Yang paling depan dan paling taat aturan, Eko langusng berhenti (mungkin walaupun tidak disuruh berhenti dia tetap menyerahkan diri). Disusul teman temannyna yang lain. Dan saat dia disuruh berhenti oleh pak polisi, dia malah manarik gas lebih kencang lagi, melihat ke arah belakang dan sat bilang “Selamat”. Rintangan terberat sudah dilalui dengan sempuurrna J.

Perjalanan dilanjut kembali, rute yang dilewati sangat ekstrem, banyak tanjakan-turunan dan belokan yang tajam menerkam nerkam (tidak disarankan untuk pemula). Dia memang sudah beberapa kali pergi ke tempat ini, tapi walaupun sudah berulangkali ke sana sepertinya tidak menambah pengalaman, navigasinya sangat buruk sekali, sangat pelupa dengan jalan. Aklum saja, yang dipikir Cuma laut, laut, dan laut. Masalah jalan mana yang dilewati itu tidak masalah.

meratab nasib
Di sepanjang perjalanan tesajikan peamdangan yang cantik cantik, mulai dari pematang sawah yang luas, bukit bukit kapur, hutan, sungai, dan bahkan Pantai pantai di sepinggir jalan. Tapi anggap saja keindahan itu sebagai ujian semata, bila terlalu lama terkesima, bisa bisa motor keluar jalut bahkan jatuh ke jurang dan ujung ujungnya masuk Rumah Sakit. Sebelum menuju pantai harus melewati satu rintangan lagi, pintu penjagaan loket, yang padahal terakhir kali dia ke sini belum ada. Biayanya Cuma 2,5k saja ditambah lagi biaa parkir seharga 2k. Sesudah meleewati pintu gerbang di desa Karangduwur, maka sudah terlihat ombak ombak pantai berwarna biru awan memecah karang.

Setelah sekitar 30menit diatas motor, sampailah mereka pada PANTAI MENGANTI, Harta Karun Bahari dari Kebumen. Pantanya, ombaknya, pasirnya, airnya, karangnya, sampai bau baunya-pun sangat membuat tidak tahaan, hhehehe.

Lalu, seperti apakah Keindahan Pantai Mengati itu?????

klik untuk membuka
Sorry saja sodara-sodara, tidak akan diceritakan di postiingan kali ini, di internet sudah banyak yang nge-post tentang pantai Menganti yang satu ini, mulai dari foto sampai deskripsinya secara lengkap. Kalau kalian penasaran silahkan kunjungi saja dan rasakan sensasinya.
Cuma satu kata yang mewakili, “EKSOTIS”, gak kalah sama pantai pantai yang ada di Bali maupun Lombok J.

sons of beach
yeaaah!!

hmmmmmm
where do you find a good beach?? This is the one, nature treasure

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

komen ya ^.^